Untuk sebagian kalangan, menggunakan hardware RAID adalah sebuah solusi yang tidak terlalu murah (baca: mahal). Oleh karena itu penggunaan software level RAID adalah sebuah solusi yang cukup menjanjikan. Bukan hanya murah, tapi penggunaan software level RAID juga lebih fleksibel karena dapat membentuk sebuah RAID device yang dibangun pada level partisi.
Pada Fedora, pendefinisian RAID dapat dilakukan saat instalasi awal atau pada saat system telah berjalan. Pada kesempatan ini yang akan saya sampaikan adalah proses pembentukan software based RAID pada running system Fedora. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:
1. Persiapkan device yang akan di-RAID. Pada contoh ini saya akan membentuk RAID dari dua buah partisi pada dua harddisk (/dev/sdb1 dan /dev/sdc1). Perhatikan bahwa sekalipun RAID dapat dibentuk dari dua partisi pada sebuah harddisk, hal ini tidak disarankan karena tidak akan memberikan keuntungan apapun dari sebuah RAID device. Kedua partisi (atau dapat juga berupa physical disc) ini tidak perlu dalam keadaan terformat.
2. Jalankan perintah berikut ini sebagai root untuk membentuk RAID device.
[root@localhost ~]# mdadm --create /dev/md0 --level=1 --raid-devices=2 /dev/sdb1 /dev/sdc1
maksud dari perintah tersebut adalah untuk membentuk sebuah RAID device pada /dev/md0 dengan RAID level 1 yang disusun oleh 2 buah partisi/device /dev/sdb1 dan /dev/sdc1
3. Setelah perintah tersebut sukses, format device RAID terbaru tersebut sesuai ke format yang diinginkan, dalam hal ini saya menggunakan ext3.
[root@localhost ~]# mkfs.ext3 /dev/md0
sampai titik ini RAID device yang dibuat sudah dapat digunakan namun akan hilang ketika reboot. Langkah selanjutnya adalah membuat konfigurasi RAID yang kita bentuk menjadi permanen.
4. Buka (atau buat jika belum ada) file /etc/mdadm.conf kemudian isi dengan baris berikut pada bagian teratas:
DEVICE /dev/sdb* /dev/sdc*
Baris tersebut merupakan definisi device apa saja yang digunakan untuk menyusun RAID (dalam hal ini /dev/sdb1 dan /dev/sdc1).
5. Jalankan perintah berikut untuk mengisi file konfigurasi /etc/mdadm.conf
[root@localhost ~]# mdadm --detail --scan >> /etc/mdadm.conf
Seluruh proses telah selesai, anda tinggal melakukan mounting atau kemudian menambahkan entry pada /etc/fstab sesuai dengan kebutuhan.
dari berbagai sumber